SLIDER dan DROP DOWN MENU

MEMBERITAKAN SITUASI DAN KONDISI TENTANG SELUK BELUK KEJADIAN DI DUNIA DAN DI INDONESIA KHUSUSNYA HOME I INTERNATIONAL I INDONESIA I BALI I BADUNG I KUTSEL I KUTUH BALI I COMPUTER I ENGLISH I WISATA KULINER I TORPEDO IPTEK I AUTOMOTIVE I NEWS I POLITIK I DESIGN I PRODUKSI I SELEBRITI I KESEHATAN I SPORT I SELAMAT MEMBACA & SUKSES !! DIAMBIL DARI SUMBER YANG KREDIBEL DAN KWALIFIED SEHINGGA KEBENARAN BERITA TERJAMIN

2NoPost...Menyajikan artikel-artikel yang terkini dan TERPOPULER... tentang berita-berita yang ada di mancanegara pada umumnya dan di Indonesia khususnya, yang sangat menarik untuk anda baca...........!!!

Jalan Tol Bali Mandara

MANGUPURA, Jalan Tol JDP (Jalan di Atas Perairan) Rute Benoa Den More...
BALI SEAWEED»BLACK POST»DAFTAR ISI»DEDU2NO»FACEBOOK»
DENPASAR»MANCANEGARA»EKONOMI»NASIONAL»WISATA- BALI»

Darah Bersimbah Saat Bomber Boston Tertangkap

Jum'at, 19 Juli 2013, 17:31

Dzokhar Tsarnaev tertembak di persembunyiannya
BOSTON Foto baru pelaku pengeboman di Boston, Dzokhar Tsarnaev, disebarkan ke media oleh seorang polisi tanpa izin. Dia mengaku gemas dengan pencitraan Dzokhar oleh majalah Rolling Stone, yang membuat teroris 19 tahun itu makin populer. Foto tersebut memperlihatkan detik-detik tertangkapnya Dzokhar yang bersembunyi di perahu boat warga di.....
Watertown, Boston. Saat itu kota diblokir dan dikosongkan, menjadikan pencarian itu sebagai yang terbesar sepanjang sejarah AS.

Dalam foto, terlihat Dzokhar yang telah dikepung, menyerah ke luar dari perahu. Wajahnya bersimbah darah. Saat ke luar, dia telah jadi target sniper polisi yang berjaga. Ini terlihat dari titik laser merah di jidatnya, sasaran tembak sniper.

Darah mengucur dari tangannya. Dia ambruk setelah sebelumnya mengangkat tangan. Foto ini disebarkan pada media oleh Sersan Sean Murphy, fotografer taktis di kepolisian Massachusetts, tanpa izin dari atasannya. Akibat penyebaran foto ini, Murphy dibebaskantugaskan dari kepolisian. Pistol, komputer dan tanda pengenalnya dicabut, dia juga dilarang bicara pada media.

Diberitakan Daily Mail, Jumat 19 Juli 2013, Murphy menyebarkan foto ini  lantaran jengah dengan majalah Rolling Stone yang menampilkan Dzokhar di sampul depannya. Pria yang telah jadi polisi selama 25 tahun ini mengaku tersinggung dengan majalah Rolling Stone yang menurutnya telah membuat teroris menjadi seperti bintang rock.

"Pencitraan teroris tidak hanya menghina keluarga korban yang terbunuh, tapi juga akan membuat orang-orang gila melakukan sesuai maunya agar wajah mereka bisa terpampang di majalah Rolling Stone," kata Murphy.

Sebanyak tiga orang tewas dalam pengeboman di Boston, ratusan lainnya terluka. Dalam pengejaran pelaku, dua petugas polisi terbunuh. Murphy berharap, dengan foto yang disebarkannya, publik bisa tahu seperti apa wajah teroris sebenarnya.

"Memang kelihatannya seperti pertunjukan di televisi, tapi ini bukanlah pertunjukan," tegasnya.



Sumber : VIVAnews

Related Articles



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Translate